Amran juga meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Wajo untuk terus aktif menyosialisasikan vaksinasi. “Begitu juga kepada TNI dan Polri serta seluruh stakeholder yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 Wajo untuk membantu menyosialisasikan agar capaian kita setidaknya bisa 60 persen dari jumlah sasaran,” ucap Amran.
Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi, Amran juga melihat kondisi terkini Kecamatan Belawa yang menjadi salah satu wilayah terdampak banjir. Seperti diketahui, selain merendam permukiman warga, banjir merusak infrastruktur hingga lahan pertanian.
Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Armin, menyampaikan pihaknya terus aktif melakukan sosialisasi dan vaksinasi. “Apalagi kita punya inovasi Vaksinasi Massalipu (massal, keliling, dan terpadu). Data terakhir cakupan vaksinasi Kabupaten Wajo, untuk dosis pertama merek Sinovac sebanyak 69.873 dosis dan merek Moderna sebanyak 878 dosis atau total 23,52 persen serta dosis kedua sebanyak 36.459 dosis atau 12,12 persen dari jumlah sasaran 300.814 orang. Sementara untuk merek Moderna, dosis 3 tenaga kesehatan (booster) sebanyak 810 dosis atau 37,43 persen untuk sasaran nakes (tenaga kesehatan),” rinci Armin.
Armin menyampaikan, untuk saat ini, selain sasaran tenaga kesehatan, pelayan publik, lanjut usia, kelompok rentan, masyarakat umum dan remaja, pihaknya juga sudah mencanangkan untuk vaksinasi bagi ibu hamil. “Untuk ibu hamil, kita sudah canangkan untuk vaksinasinya. Vaksinasi insyaallah aman dan halal,” katanya.(hamzah)
Editor: Manaf Rachman
















