Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Wajo, Andi Sumange Alam, menjelaskan saat ini ada 25.000 dosis tersedia untuk kelanjutan pelaksanaan vaksinasi di Wajo.
“Untuk pelaksanaan vaksinasi massal yang direncanakan dalam waktu dekat ini, ditargetkan 5.000 pelajar yang akan mengikuti vaksinasi secara massal yang tersebar di 22 lokasi,” kata Andi Sumange.
Andi Sumange melanjutkan, pelaksanaan vaksinasi massal akan dipusatkan di SMA Negeri 3 Sengkang yang akan terhubung dengan titik lainnya sehingga pelaksanaannya bisa terpantau.
“Untuk menghindari kerumunan, pelaksanaan vaksinasi massal dibagi dalam 22 lokasi yang ditunjuk oleh masing-masing PKM (pusat kesehatan masyarakat/puskesmas), yaitu wilayah gedung sekolah tingkat SMA dan SMP,” jelasnya.
22 Lokasi tersebut yakni, Puskesmas Tempe, Puskesmas Salewangeng dan Puskesmas Pattirosompe di SMA Negeri 3 Wajo, Puskesmas Wewangrewu, Puskesmas Takkalalla di SMAN 11 Wajo, Puskesmas Pitumpanua di SMAN 6 Wajo, Puskesmas Sabbangparu di SMKN 6 Talotenreng, Puskesmas Keera di SMAN 12 Wajo, Puskesmas Sappa di SMAN 5 Wajo, Puskesmas Liu di SMPN 2 Sabbangparu, Puskesmas Salobulo di SMPN 2 Sajoanging, Puskesmas Majauleng di SMAN 2 Wajo, Puskesmas Maniangpajo di SMAN 4 Wajo, Puskesmas Belawa di MAN Wajo, Puskesmas Parigi di SMPN Satap 5 Takkalalla, Puskesmas Tanasitolo SMKN 1 Sengkang, Puskesmas Pammana di SMAN 9 Wajo, Puskesmas Solo di SMPN 1 Bola, Puskesmas Tosora di SMPN 2 Majauleng, Puskesmas di SMPN 1 Sajoanging, Puskesmas Lempa di SMPN 5 Pammana, Puskesmas Gilireng di SMPN 1 Gilireng, Puskesmas Penrang di SMAN 8 Penrang dan RSUD Lamaddukkelleng.
Khusus untuk di lokasi SMA Negeri 3 Wajo, lanjutnya, dibuat pengaturan agar yang berada di dalam tenda atau lokasi pemberian vaksinasi dibatasi 50 orang saja.
“Kita siapkan tenda ukuran besar. Jadi di bawah tenda itu hanya 50 orang sasaran saja. Untuk sasaran yang lain diatur agar tetap berada di wilayah sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.(hamzah)
Editor: Ismail Asnawi
















