“Semoga bisa meningkatkan produksi dan mendukung pertanian kami di Wajo. Apalagi salah satu program unggulan kami, yaitu pertanian terpadu,” ucap Amran Mahmud.
Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng yang dibangun sejak 2015 dan telah dilengkapi dengan bendung irigasi. Diyakini akan mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.
Bendungan Paselloreng menelan biaya Rp771 miliar dan sudah dilengkapi dengan bendung irigasi yang akan sangat bermanfaat untuk mendukung Sulawesi Selatan sebagai lumbung pangan nasional.
Bendungan Paselloreng merupakan bendungan dengan kapasitas daya tampung yang cukup besar hingga 138 juta meter kubik dan luas genangan sebesar 1.258 hektare. Dengan daya tampung itu, diyakini akan mampu mengairi 8.500 hektare sawah dan meningkatkan frekuensi tanam para petani sekitar.
Selain itu, bendungan ini dinilai akan memberikan manfaat lain bagi masyarakat sekitar bendungan. Mulai dari ketahanan air, reduksi banjir Sungai Gilireng sebesar 489 meter per detik, dan menyediakan air baku 145 liter per detik bagi enam kecamatan di Wajo. (syaf)
Editor: Ismail Asnawi
















