“Selain bantuan darurat yang telah diserahkan kemarin, Saya secara pribadi akan menyumbang seng sebanyak 200 lembar. Pihak PT Energy Equity Epic Sengkang juga menjanjikan kita bantuan seng sebanyak sekitar 400 lembar,” tambahnya.
Pemerintah juga akan mengupayakan santunan kepada korban yang terdampak sesuai kemampuan keuangan daerah melalui belanja tidak terduga APBD. “Jika tidak ada halangan juga, besok kita akan kerja bakti dan pembersihan di sini bersama jajaran pemerintah kecamatan, TNI, Polri, dan pemerintah desa se-Kecamatan Takkalalla serta masyarakat Desa Botto,” tutur Amran.
Kepala Desa Botto, Muhammad Arifuddin, mengakui bahwa yang paling dibutuhkan warga adalah seng. “Saat ini sebagian masyarakat kami sudah mulai membenahi rumahnya, terutama atap. Kami sangat berterima kasih jika ada yang berkenan untuk membantu, yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini adalah seng,” ucap Arifuddin.
Arifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Wajo serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada warganya.
“Terima kasih banyak atas kunjungan dan bantuan dari Bapak Bupati, apalagi beliau membantu kita secara pribadi juga. Begitu juga terima kasih kepada para dermawan yang telah memberikan bantuan baik atas nama pribadi maupun organisasi, serta kepada unit penanganan bencana dari OPD dan PMI yang membantu evakuasi dan pembersihan kemarin. Semoga Allah subhanahu wa taala membalas segala kebaikan bapak dan ibu semua,” ucapnya.
Data terakhir yang dihimpun, ada 47 unit rumah, 5 unit rumah walet, dan 1 tempat pelelangan ikan (TPI) yang terdampak angin puting beliung yang terjadi Kamis kemarin. (din)
Editor: Manaf Rachman
















