Arah kebijakan pembangunan daerah diharapkan untuk pemulihan sosial ekonomi at dan penguatan program prioritas layanan dasar peningkatan kualitas hidup, mitigasi bencana, peningkatan kualitas infrastruktur, pelestarian nilai budaya dan penurunan ketimpangan wilayah.
Sedangkan kebijakan pembiayaan daerah, dimaksudkan untuk menutupi deifisit anggaran yang disebabkan lebih besarnya belanja dari pada pendapatan.
Struktur KU APBD P dan PPAS TA 2021 setelah pembahasan, Pendapatan sebesar Rp1 trilyun 358 M. PAD sebesar Rp212 M, pendapatan transfer sebesar Rp 1 trilyun 92 milyar.
Belanja birokrasi Rp 1 trliyun 49 milyar, belanja modal Rp198 milyar. Belanja tak terduga Rp 9 milyar. Belanja transfer Rp155 milyar.
Penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp103 milyar. Pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp50 milyar. Pembiayaan netto sebesar Rp 53 milyar.(wan)
Editor: Ismail Asnawi
















