“Di wilayah Puskesmas Maniangpajo saat ini juga sedang dilakukan vaksinasi secara masif, tantangannya banyak wilayah yang susah dijangkau dengan kendaraan roda empat,” jelasnya.
Masih menurut Armin, ketersediaan vaksin di Dinkes saat ini cukup banyak. Harapannya, dengan ketersediaan vaksin yang cukup banyak ini, kiranya seluruh masyarakat, remaja umur 12-18 tahun, hingga lansia, agar bisa datang ke tempat vaksinasi di wilayah masing-masing.
“Untuk mempercepat pencapaian herd immunity di Wajo, diharapkan kerja sama antara TNI-Polri, camat, kepala desa, PKK dan PMI untuk mendorong suksesnya vaksinasi massal, keliling, dan terpadu (Massalipu) ini,” harapnya.
Diketahui, realisasi cakupan vaksinasi Wajo per 21 September 2021 sudah mencapai 81.162 atau 27,0 persen untuk dosis pertama dan 39.808 atau 13,01 persen untuk dosis kedua dari 300.814 target vaksinasi.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo memuji petugas vaksinasi yang melakukan door to door di beberapa wilayah banjir. Itu disampaikan saat melakukan dialog dengan Kepala Puskesmas di Wajo, belum lama ini. (Hamzah)
Editor: Manaf Rachman
















