Pada saat puncak pandemi covid di Kabupaten Maros, juga terjadi pertambahan jumlah pasien covid, yang umumnya terkofirmasi setelah dilakukan tracing dan test PCR, yang kebanyakan berasal dari klaster keluarga dan tenaga kesehatan serta dari klaster parkantoran.
Namun, dengan adanya upaya memperkuat tracing, testing dan treatmen di dalam masyarakat, maka perkembangan warga yang terinfeksi selama pandemi covid di Kabupaten Maros relatif bisa dikendalikan, berkat adanya kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
”Kita harus memperketat protokol kesehatan, meskipun kita sudah melakukan vaksinasi di masyarakat,” ujar Muhammad Yunus. Pemkab Maros pun hingga kini terus memberlakukan PPKM Mikro yang diperpanjang setiap minggu hingga pada level 2 saat ini.
Sejak adanya pandemi covid 19 jumlah yang sudah terkonfirmasi sebanyak 3.676 orang dan sudah sembuh total mencapai 3.584 orang. Adapun jumlah warga yang meninggal dunia karena covid mencapai 88 orang.
Patut disyukuri karena dari minggu ke minggu, terlihat ada kecenderungan pasien covid terus menurun dan diharapkan akhir 2021 mendatang sudah tidak ada lagi yang terkonfirmasi covid.(hamzah)
Editor: Manaf Rachman
















