Home / Sulsel

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:04 WIB

Kunjungi Warga di Kecamatan Pulau Sangkarang, Munafri Salurkan Bantuan Beasiswa Rp2,1 Miliar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar terus menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar, menjawab aspirasi masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat lawatan ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, untuk memastikan masyarakat pulau memperoleh akses layanan dan program pembangunan yang setara dengan wilayah daratan.

Munafri membawa berbagai program dan bantuan bagi masyarakat saat melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Jumat 12 Juni 2026.

Kunjungan yang dipusatkan di Pulau Barrang Lompo dan Pulau Bone Tambu tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar serta program pembangunan pemerintah berjalan optimal hingga wilayah terluar Kota Makassar.

Dalam kesempatan itu, Munafri menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat, termasuk bantuan pendidikan senilai sekitar Rp2,1 miliar yang diperuntukkan bagi perbaikan sarana dan prasarana sekolah serta pemberian beasiswa bagi siswa SD dan SMP di wilayah kepulauan.

Baca Juga:  Sosialisasi Perda Nomor 7 Tahun 2015, Anton Paul Goni : Pastikan Masyarakat Dapat Keadilan

Dari total bantuan dari Dinas Pendidikan Kota Makassar, sekitar Rp900 juta dialokasikan untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), sementara Rp1,2 miliar diperuntukkan bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota untuk memastikan anak-anak kita di wilayah kepulauan mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Munafri.

Selain menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para siswa, Wali Kota juga meninjau langsung kondisi SD Inpres Barrang Caddi II di Pulau Bone Tambu.

Pada kesempatan tersebut, sejumlah siswa menerima bantuan beasiswa pendidikan yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pendidikan mereka.

Tidak hanya itu, Munafri juga meninjau kondisi SMP Negeri 42 Satu Atap Bone Tambu yang saat ini terdampak abrasi pantai.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Makassar mengingat ancaman abrasi yang terus terjadi berpotensi mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Menurut Appi, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus mengidentifikasi langkah-langkah penanganan yang dibutuhkan agar fasilitas pendidikan tetap aman dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Wabup Takalar Hadiri Upacara Pembukaan MTQ ke-XXXIV Tingkat Provinsi di Maros

Ia memastikan revitalisasi sekolah akan menjadi prioritas dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027.

“Kalau di anggaran perubahan tahun ini tidak memungkinkan karena kondisi bangunan membutuhkan penanganan menyeluruh,” tuturnya.

“Insya Allah pada APBD pokok tahun 2027 kita akan melakukan revitalisasi maksimal terhadap sekolah SD dan SMP yang ada di Bone Tambu, termasuk fasilitas rumah dinas guru,” sambung politisi Golkar itu.

Menurutnya, penyediaan rumah dinas menjadi penting guna mendukung kelancaran rotasi kepala sekolah dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan.

Lebih lanjut, Ketua IKA FH Unhas itu juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui kedisiplinan dan kehadiran tenaga pendidik di sekolah-sekolah pulau.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Di Tengah Gempuran AI, Munafri Minta Pendidikan Karakter Jadi Benteng Siswa di Makassar

Makassar

Pengajian Akbar Menteri Agama di Kampus I UIN Alauddin

Sulsel

Wali Kota Munafri Dorong Muslimat NU Jadi Penggerak Gerakan Pilah Sampah di Makassar

Sulsel

Wali Kota Munafri Ajak Warga Makassar Jadikan Kebersihan sebagai Kebiasaan Harian

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang Memperkuat Langkah Antisipasi Terhadap Dampak Musim Kemarau

Sulsel

Wali Kota Makassar Terima Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Makassar

Suwardi Thahir Tegaskan Kontingen PWI Sulsel Siap Unjuk Gigi di Porwanas XV Lampung

Sulsel

Bupati Wajo Andi Rosman Tegaskan Komitmen Genjot Pertumbuhan Ekonomi dan Penguatan UMKM