Sementara itu, Sirajuddin salah satu narasumber dari Poltekes Makassar, dalam pertemuan ini menyampaikan peran penting petugas gizi di Puskesmas dalam intervensi penanganan Stunting.
Menurut dia, petugas gizi harus mampu melakukan rencana intervensi gizi skala mikro di masing masing puskesmas sehingga program intervensinya yang fokus pada sensitif dan spesifik lebih tepat sasaran.
“Jadi dengan pembekalan ini petugas bisa membuat rencana intervensi yang tepat, karena intervensi stunting lama dan harus direncanakan dengan baik sehingga petugas kedepan mampu menentukan skala prioritas desa mana yang duluan,” jelasnya.
Selain Sirajuddin, hadir sebagai narasumber dalam pertemuan ini adalah Sitti Rahmatiah dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.(Irwan)
Editor: Manaf Rachman
















