Selain itu, bupati yang juga akademisi itu mengingatkan agar membekali anak-anak dengan ilmu agama dan menanamkan akhlak mulia. “Dengan bekal yang demikian, insyaallah anak-anak kita akan selamat dalam menghadapi perkembangan dan perubahan zaman,” ucapnya.
Selama ini, Amran Mahmud telah menjalankan deretan program keagamaan di Bumi Lamaddukelleng. Salah satu cita-citanya bersama Wakil Bupati Wajo, Amran, adalah mencetak ribuan penghafal Al-Qur’an.
Saat ini di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Wajo tercatat sekitar 1.700-an anak tengah menghafal Al-Qur’an. Mereka tersebar di pondok pesantren dan tahfiz Al-Qur’an. (din)
Editor: Manaf Rachman
















