Sebagai bentuk dukungan, Amran pun mengaku akan merancang kegiatan kampanye di tempat ke arsipan agar ada magnet yang bisa menarik baca anak-anak.
“Jadi nanti selain perpustakaan kita terpusat, ada juga musium kerajaan yang menjadi pusat belajar sejarah dan budaya Wajo,” cetusnya.
Agar ada kegiatan ekonomi, di perpustakaan nanti juga akan ditunjang tempat kuliner dengan bekerjasama PKK Wajo.
“Karena kalau tempat tonkrongannya asyik, ada motivasi bagi anak-anak kita datang ke sana untuk membaca. Karena tidak mungkin mau maju daerah kalau minat bacanya kurang, itu kuncinya. Karena itu, kita perlu refrensi dan wawasan untuk maju bersaing apalagi daerah Wajo kaya akan SDA,” pungkas Amran Mahmud.(syaf)
Editor: Manaf Rachman
















