Home / Sulsel

Senin, 20 April 2026 - 15:36 WIB

May Day 2026, Wali Kota Munafri Fasilitasi Buruh Duduk Bersama di Lapangan Karebosi

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan komitmennya dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan kalangan pekerja “pahlawan devisa”.

Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026, Pemkot Makassar mengambil langkah bijak dengan memfasilitasi ruang khusus bagi buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Salah satu titik yang disiapkan sebagai lokasi utama adalah Lapangan Karebosi, untuk duduk bersama dengan serikat pekerja dari berbagai organisasi.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan menyambut baik konsep yang ditawarkan Serikat buruh, terkait peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan pendekatan yang lebih dialogis, tertib, dan terorganisir.

“Momentum May Day tahun ini harus dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan buruh, kita duduk bersama, apa menjadi masalah, kebutuhan dan aspirasi, akan kita cari solusi,” hal tersebut disampaikan Munafri, saat menerima audiensi dari Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia terkait rencana pelaksanaan May Day Fest 2026, di Balai Kota Makassar, Senin 20 April 2026.

Pada pertemuan itu, para lintas buruh menawarkan konsep baru yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Tadinya setiap hari May Day mereka turun ke jalan, kali ini dipusatkan kegiatan di satu tempat.

Oleh sebab itu, Munafri menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih harmonis melalui dialog langsung.

“Perlu kita komunikasikan duduk bersama antara buruh dan pemerintah untuk membangun hubungan yang baik dalam rangka memperingati Hari Buruh 2026,” ujarnya.

Dalam rapat persiapan, Munafri mengusulkan agar kegiatan dipusatkan di Lapangan Karebosi sebagai lokasi utama. Ia menilai Karebosi lebih representatif dibandingkan Anjungan Pantai Losari, baik dari sisi kapasitas maupun teknis pelaksanaan.

Baca Juga:  Terima Audiensi Poltekkes, Wali Kota Munafri Siap Dukung APEC Child Health Workshop

Menurutnya, Karebosi memiliki tribun yang memadai, daya tampung besar, serta lebih mudah dalam pengaturan alur kegiatan. Selain itu, area tersebut dinilai lebih mendukung dari sisi parkir dan perlindungan peserta dari cuaca.

“Kalau di Karebosi daya tampungnya jauh lebih besar. Kita bisa mengatur tenda dengan lebih simpel dan area parkir juga masih sangat memungkinkan,” jelasnya.

Lapangan Karebosi merupakan ruang publik ikonik ini dipilih bukan hanya karena letaknya yang strategis di jantung kota, tetapi juga sebagai simbol keterbukaan pemerintah dalam merangkul dialog langsung antara buruh dan pemangku kebijakan.

Sebaliknya, ia menilai jika kegiatan dipusatkan di Anjungan Pantai Losari, potensi kendala akan muncul, terutama terkait keterbatasan lahan parkir dan kepadatan lalu lintas. Apalagi jika jumlah peserta mencapai ribuan orang, termasuk buruh dari luar daerah.

“Kalau di Losari parkiran akan bermasalah. Kita akan menggunakan satu ruas jalan dan itu pasti mengganggu. Belum lagi kalau 10 ribu orang berkumpul di bawah terik matahari,” tuturnya.

Munafri berharap, dengan persiapan matang dan kolaborasi semua pihak, peringatan May Day 2026 di Makassar dapat menjadi contoh perayaan yang lebih konstruktif dan memberi manfaat nyata bagi buruh maupun masyarakat luas.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang diusung Munafri, di mana pemerintah hadir bukan sekadar sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra bagi para pekerja, yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian keluarga dan kota.

Baca Juga:  Bupati Gowa Raih Satyalancana Wira Karya Bangga Kencana

Momentum May Day diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga ruang refleksi bersama untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, mulai dari kesejahteraan, perlindungan kerja, hingga keberlanjutan lapangan pekerjaan.

Selain penentuan lokasi, Munafri meminta agar seluruh pemangku kepentingan dilibatkan dalam persiapan kegiatan.

Ia mendorong adanya koordinasi lanjutan yang melibatkan unsur pemerintah, serikat buruh, pengusaha, hingga aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

Menurutnya, pelibatan semua pihak penting untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan terorganisir dengan baik.

“Kita ingin kegiatan ini benar-benar menjadi kegiatan bersama. Bukan hanya inisiasi dari serikat buruh, tapi juga didukung pemerintah, stakeholder, dan pengusaha,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengusulkan agar rangkaian kegiatan May Day dimulai sejak pagi hari dan selesai sebelum waktu Maghrib, sehingga seluruh agenda dapat berjalan efektif dalam satu hari.

Munafri juga menyambut positif rencana pelibatan pelaku UMKM dalam perayaan tersebut, sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan hal terpenting adalah memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa gesekan.

“Yang paling penting adalah kegiatan ini berjalan dengan baik, tertib, tanpa ada gesekan apa pun, koordinasi teknis dengan Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan tersusun rapi, mulai dari rundown hingga pengamanan,” tutupnya.

Sedangkan, Ketua Panitia May Day Fest 2026, Delandi Safri Pratama, mengungkapkan peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini di Kota Makassar, akan dikemas berbeda melalui konsep festival kolaboratif yang lebih inklusif dan kondusif.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga

Sulsel

Teguhkan Langkah Membangun Teknorasi Sains Perikanan, Ukhy Sukirman Lanjut Profesi Insinyur Unhas Perkuat Potensi Daerah

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti

PINRANG

Pemkab Pinrang mendukung Pemprov Sulawesi Selatan Mengamankan Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi

Sulsel

Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kesiapan PDAM Hadapi Kemarau Panjang