Olehnya itu, Andi Nurhilda menekankan agar ilmu yang diperoleh dalam bimtek tersebut dapat diterapkan di wilayahnya masing-masing.
“Ilmu yang sudah didapat disini, bisa diajarkan kembali yang ada di Kecamatan, Kelurahan maupun di Desa dan kalau mereka sudah paham semua, kita harapkan juga bisa mengajarkan di seluruh masyarakat,” imbuhnya.
Lebih lanjut isteri Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) itu berharap dengan adanya pelatihan bimtek pembuatan kain shibori ini bisa berkelanjutan dan bisa menciptakan inovasi baru di Bumi Panrita Kitta.
“Semoga bisa meningkatkan inovasi kain, sehingga kita di Kabupaten Sinjai bisa mempunyai kain ciri khas sendiri yang dibuat oleh PKK Sinjai,” kata Nurhilda.(Irwan)
Editor: Manaf Rachman
















