Kalau selama ini UT identik dengan kampus guru guru, maka ke depan ini akan bergeser menjadi kampus semua kalangan dan kampus generasi milenial, tandas pria kelahiran Pompanua Bone ini.
Pada masa lalu ada kesan yang mengatakan kuliah di UT susah lulus dan ujian terus. Kesan demikian yang akan terus dikikis dan melakukan peningkatan kualitas pelayanan dan pendampingan mahasiswa dalam pembelajaran.
UT akan siap mensupport daerah Wajo dalam meningkatkan tingkat Angka Partisipasi Kasar (APK). Karena semakin tinggi APK berarti semakin banyak anak usia sekolah yang bersekolah di suatu jenjang pendidikan pada suatu wilayah, ungkap sarjana Sastra Unhas ini.
Dijelaskan juga UT mengelola jenjang prodi S1, S2, dan S3 dengan empat fakultas. UT saat ini sedang membangun kampus baru di Simpang Lima sekitar jalan masuk Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Empat fakultas yang dikelola itu yakni; Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Membuka program pascasarjana magister sejak 2004 dan sejak 2019 membuka program S3 untuk prodi Doktor Ilmu Administrasi Publik dan Doktor Ilmu Manajemen.
Adapun program S2 yang dikelola UT adalah; Magister Administrasi Publik; Magister Manajemen Keuangan; Magister Manajemen Pemasaran, Magister Manajemen SDM, Magister Manajemen Perikanan, Magister Studi Lingkungan.
Magister Pendidikan Bahasa Inggeris, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Dasar, Magister Manajemen Pendidikan.
Pada acara silaturrahim itu Bupati Wajo didampingi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wajo diwakili Kabid PAUD dan PNF, Alamsyah, S.Pd, MM dan Kabag Kesra diwakili, Kasubag Bina Mental Spritual, Hasriadi, SS. (yahya mustafa)
Editor: Manaf Rachman
















