Secara khusus, Amran yang juga Ketua PMI Wajo, menyampaikan terima kasih kepada seluruh Forkopimda, Kepala OPD, Camat bersama Kepala Desa dan Lurah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang selama ini telah berperan aktif dalam menyukseskan pencapaian target vaksinasi. Termasuk dukungan masyarakat.
“Selain bagian melindungi warga, ada juga konsekuensi jika kita tidak mencapai apa yang ditargetkan Presiden. Daerah akan mendapatkan sanksi berupa pembatasan kegiatan, bahkan bisa berdampak pada pengurangan dana trasnfer dari pusat. Olehnya itu, saya harapkan kerjasama dan sinergi dari semua pihak, juga saya harap kesadaran masyarakat untuk mau divaksin,” ucapnya.
Pada vaksinasi massal ini juga dihadiri Komandan Kodim 1406, Letkol Inf. Muhamad Juada Dinata, Wakapolres Wajo, Kepala Kepala OPD, Ketua TP. PKK Kabupaten Wajo, Camat bersama Kapolsek dan Danramil Majauleng, Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Majauleng, serta 5 tim vaksinator dan jajaran TNI dan Polri.
Sementara Wakil Bupati Wajo, Amran menyampaikan agar masyarakat tidak percaya berita hoaks dan yang belum vaksin agar segera divaksin.
“Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, bahwa ketika kita tidak mencapai target, maka kegiatan kita akan dibatasi kembali,” jelasnya.
Setelah meninjau pelaksanaan vaksinasi, rombongan kemudian melaksanakan Shalat Jum’at di Mesjid Tua Tosora. Setelah itu, pengundian hadiah akan dilaksanakan di sore hari. (zah)
Editor: Manaf Rachman
















