Sementara itu, Ketua Lembaga Haza membawahi kursus menjahit, Lisma mengatakan, lembaganya baru saja berdiri langsung mengajukan permohonan izin, dan sudah ada yang mau mendaftar 20 orang. Sementara fasilitas yang ada saat ini adalah tempat kursus yang di dukung lima mesin jahit dan dua tenaga instruktur, lembaga ini baru dibuka tahun 2021.
Terpisah, Ketua lembaga Alfath Insani Husniati Lukman yang membawahi kursus kecantikan dan kafe Birsal, mengatakan, di lembaga kursus kecantikan yang dibentuk di Tusulo Desa Massulo Walie ternyata mendapat respon positif dari warga kecamatan Mattiro Sompe, pasalnya baru dibuka sudah ada10 orang pendaftar, sehingga diharapkan kedepannya lebih banyak lagi muda mudi yang mengikuti kursus. (tan)
Editor: Manaf Rachman
















