Di luar itu, kepala daerah bergelar doktor ini mengakui bahwa MUI benar telah menjalankan fungsinya dan menjadi mitra strategis dan menjadi pilar pembangunan keagamaan di Bumi Lamaddukelleng.
Sementara itu, Ketua MUI Sulawesi Selatan (Sulsel), A.G.H. Najamuddin Abduh Safa, mengatakan secara kelembagaan MUI hadir untuk membangun sinergi dengan semua pihak. Bukan hanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, tetapi semua lembaga yang ada di Wajo.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wajo atas sinergi yang terbangun selama ini, ke depan kami berharap agar sinergi yang terbangun selama ini semakin mengukuhkan kehadiran Majelis Ulama Indonesia sebagai lembaga yang bijak dan mencerdaskan,” kata Najamuddin.
Hadir pada pengukuhan ini, yakni Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Andi Alauddin Palaguna, Ketua Tim Penggerak PKK Wajo, Siti Maryam, unsur Forkopimda, para camat, serta para pengurus MUI kabupaten dan kecamatan. (Syaf)
Editor: Manaf Rachman
















