Dalam proses menyusun RKPD 2023 ini, Pemkab Wajo meminta kepada semua pimpinan perangkat daerah dan perangkatnya serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi ke depan, terintegrasi, dan inovatif. Perangkat daerah harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur.
“Hal tersebut diperlukan agar penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2023 akan lebih terarah, terukur, dan akuntabel, serta menjawab isu-isu yang ada, berikut menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Wajo secara tepat dan strategis,” harapnya.
Amran Mahmud menegaskan, untuk mewujudkan semua itu butuh sinergitas, kolaborasi, diskusi, serta proses-proses panjang lainnya yang harus dilalui, termasuk agenda musrenbang ini.
Pelaksanaan musrenbang dilakukan dengan metode hibrida, yakni dihadiri langsung secara luring oleh undangan dalam jumlah terbatas karena pertimbangan pandemi COVID-19 dan virtual.
Sementara Wakil Bupati Wajo, Amran menyampaikan kepada seluruh Kepala OPD agar lebih aktif dan lebih berinovasi lagi.
“Kita sudah minta untuk ‘gas poll’ sejak tahun 2020 lalu. Sehingga tahun ini dan tahun depan harus lebih kencang lagi,” harapnya.(humas)
Editor: Muh. Hamzah
















