Home / Sulsel

Senin, 4 April 2022 - 18:09 WIB

Dr.Aqua Dwipayana: Banyak Media Dikelola Apa Adanya

Pembicara DR.Aqua  Dwipayana (kiri),  Moderator HL Arumahi, MH yang didampingi DR. HM.Dahlan  Abubakar. (Manaf).

Pembicara DR.Aqua Dwipayana (kiri), Moderator HL Arumahi, MH yang didampingi DR. HM.Dahlan Abubakar. (Manaf).

Aqua mengatakan, jangan pernah melihat media lain sebagai saingan, tapi jadikan media itu harus berkolaborasi satu sama lain.
Sebagai wartawan senior asal Jawa timur, menjalin pertemanan itu tidak melihat jabatan dan posisi. Inilah yang menjadi modal dalam mengembangkan media. Mengelola media harus selalu berhati bersih. Wartawan juga harus memiliki kecerdasan, sehingga seorang wartawan harus cakap berkomunikasi dan selalu terbuka dan berpikiran positif.

Baca Juga:  Sekira 430 Alumni, Mubes PAS82 Hasilkan Kepengurusan dan Keluarkan Petisi

Untuk menjadi media yang bersahabat tidak perlu menjaga jarak dengan siapapun juga. Diskusi yang bertema Mengoptimalkan kinerja media dengan memperbanyak jaringan dan merawatnya itu dipandu oleh moderator Drs.HL.Arumahi, MH yang juga mantan Pemred Harian Pedoman Rakyat Makassar, yang didampingi DR.H.Dahlan Abubakar dan Pemimpin Redaksi online Pedoman Rakyat.co.i, Arafah, SH, MH. (Manaf).

Baca Juga:  Jelang FFA Sulsel, Pemkab Wajo Gelar Pemilihan Duta Anak

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Forkopimda Soppeng Ikuti Zoom Launching SPPG Polri dan Koperasi Desa Merah Putih

Sulsel

Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026

Makassar

Misi Kemanusiaan: Gubernur Kaltara Pastikan Korban Penyekapan Dapatkan Keadilan

Sulsel

Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif

Sulsel

Aduan Warga Makin Praktis, LONTARA+ Makassar Hadir di Website

Sulsel

DPRD Makassar Dorong Sensus Ekonomi 2026 Demi Masa Depan Pembangunan yang Presisi

Sulsel

Bupati Takalar Tinjau Warga Terdampak Bencana Alam di Galesong Selatan

Sulsel

178 Lapak PKL di Mariso Kuasai Fasum Selama 53 Tahun, Kini Dibongkar Mandiri