Home / Nasional

Rabu, 6 April 2022 - 15:35 WIB

Jokowi Kritik Menteri, Minta Empati Atas Beragam Kesulitan Rakyat Hadapi Bulan Ramadhan

Jokowi Tegur minta menteri agar ceritakan ke rakyat mengapa harga sejumlah bahan pokok dan Pertamax naik.

Jokowi Tegur minta menteri agar ceritakan ke rakyat mengapa harga sejumlah bahan pokok dan Pertamax naik.

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran menterinya memiliki sense of crisis dan sensitif terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti kenaikan harga barang kebutuhan pokok dan energi. Ia juga meminta agar jajarannya menjelaskan situasi global yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga barang termasuk minyak goreng dan pertamax.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, yang diunggah melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu
6 April 2022.

Baca Juga:  Ciptakan Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Sambangi Obyek Vital

“Seluruh yang hadir di sini anggota kabinet, kepada semua menteri, kepala lembaga agar kebijakan yang diambil itu tepat. Sikap-sikap kita, kebijakan-kebijakan kita, pernyataan-pernyataan kita harus memiliki senses of crisis. Harus sensitif terhadap kesulitan-kesulitan rakyat,” ujar Jokowi.

Ia kemudian menyindir Menteri Perdagangan yang tak memberikan penjelasan apapun terkait kenaikan harga minyak goreng yang sudah terjadi selama empat bulan terakhir ini. “Tidak ada statement, tidak ada komunikasi, harga minyak goreng sudah empat bulan tidak ada penjelasan apa-apa kenapa ini terjadi,” kata dia.

Baca Juga:  New Normal, Jurus Pamungkas Jokowi Selamatkan Ekonomi?

Selain itu, ia juga menyentil jajaran menteri lainnya terkait kenaikan harga pertamax. Menurut dia, hingga saat ini tak ada penjelasan yang diberikan kepada masyarakat terkait penyebab kenaikan harga BBM ini.
“Yang kedua, pertamax. Menteri juga tidak menjelaskan apa-apa mengenai ini. Hati-hati. Kenapa pertamax, diceritain dong kepada rakyat. Ada empati kita gitu lho. Ga ada. Yang berkaitan dengan energi ga ada,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir

Nasional

Sanlat yang Beda: Menaker Bekali Pramuka agar Siap Kerja di Era AI

Nasional

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch Diperpanjang 24 Maret 2026