Home / Sulsel

Sabtu, 4 Juni 2022 - 20:13 WIB

Sekda Gowa Dorong Kolaborasi Pemerintah Dengan Penggiat Kesenian

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina, Melakukan Pengguntingan Pita Sebagai Tanda Pembukaan Pameran Produk UMKM dan Produk Hasil Karya Seni, Dalam Rangkaian Festival Balla Lompoa, Sabtu 4 Juni 2022.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Kamsina, Melakukan Pengguntingan Pita Sebagai Tanda Pembukaan Pameran Produk UMKM dan Produk Hasil Karya Seni, Dalam Rangkaian Festival Balla Lompoa, Sabtu 4 Juni 2022.

MEDIASINERGI.CO GOWA — Seni dan Budaya merupakan produk kreativitas manusia dan menjadi salah satu cara manusia untuk mengekspresikan keinginan, pemikiran dan pemahaman terhadap alam dan Iingkungan sekitar. Termasuk didalamnya sebagai penanda majunya suatu daerah, bangsa, dan negara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina mengatakan, dengan melihat kondisi tersebut menurutnya pemerintah perlu mendorong para pelaku kesenian utamanya yang ada di Kabupaten Gowa untuk terus berkarya dan melakukan kolaborasi dengan pemerintah guna memajukan daerah.

“Kabupaten Gowa merupakan salah satu daerah yang mempunyai pengaruh terhadap perkembangan seni dan budaya di Indonesia. Sampai saat ini, Gowa masih dianggap sebagai suatu wilayah dengan masyarakat yang memegang kuat terhadap tradisi dan budaya leluhur,” ujar Kamsina saat membuka Festival Balla Lompoa Tahun 2022 sekaligus menerima kunjungan peserta Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2022 di Museum Istana Balla Lompoa pada Sabtu 4 Juni 2022.

Baca Juga:  HM Jusuf Kalla Lantik Pimpinan Wilayah DMI Sulsel Periode 2021-2026

Menurut Kamsina, saat ini perkembangan seni budaya cukup pesat berkembang di Kabupaten Gowa. Selain sekolah-sekolah kejuruan di bidang seni, terdapat museum Istana Balla Lompoa, puluhan sanggar seni, dan ribuan penggiat kesenian yang ada di Kabupaten Gowa.

“Saat ini komunitas seni budaya semakin bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan masuknya era disrupsi yang berujung pada semakin banyaknya media untuk berkarya seni budaya. Apalagi dengan adanya Dewan Kesenian Gowa (DKG) sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku seni budaya yang ada di Kabupaten Gowa,” jelasnya.

Baca Juga:  Peduli Sesama, Media Sinergi, Suara Lidik dan Sulawesion Bagi Puluhan Takjil dan Sembako di Panti Asuhan

Lanjut Kamsina menjelaskan, dibutuhkan regenerasi dalam bidang seni budaya, utamanya pada kesenian lokal tradisional agar dapat tetap terjaga otentisitas dan kelestariannya di masa yang akan datang.

“Kami juga mengapresiasi dan terima kasih pada Kemendikbud Ristek yang telah memilih Kabupaten Gowa sebagai salah satu titik kunjungan Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022. Ini merupakan kehormatan bagi kami, dan semoga ke depannya ada kolaborasi lain yang dapat dilakukan,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tampil Tak Terkalahkan, Wajo Lolos ke Perdelapan Final Piala Gubernur 2026

Sulsel

Sudah 5123 KK Penerima Iuran Sampah Gratis di Kecamatan Panakkukang

Sulsel

Wali Kota Munafri Perluas Penerima Sampah Gratis di Tamalanrea

SOPPENG

PWI Sulsel Sinergi Bersama RRI, TVRI, dan ANTARA demi Dorong Pemberitaan Berkualitas

Sulsel

Tim Baksos IARMI Sulsel Bantu Sandang dan  Sembako Warga  RW 4 Kompleks Kusta Jongaya Makassar

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, Sumur Bor hingga Salat Istisqa Minta Hujan

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz