“Data menunjukkan antibodi masyarakat Sulsel dan Indonesia sudah sangat bagus, sudah diatas 90 persen. Apalagi kita di Sulsel, hasil data surveinya sudah di atas 95 persen. Jadi, Sulsel dan seluruh kabupaten/kota sudah siap berpindah dari pandemi ke endemi,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Markas PMI Sulsel, Ahmad Syarif mengemukakan bahwa peserta pembekalan teknis untuk aplikasi SIAMO ini diberikan kepada 24 perwakilan dari seluruh PMI kabupaten/kota di wilayah Sulsel.
“Tujuannya adalah, bagaimana PMI kabupaten/kota khususnya bidang relawan melakukan penginputan data tentang SDM yang ada di wilayahnya dan terkhusus pada setiap penugasan data-data relawan yang ditugaskan juga diinput ke dalam aplikasi tersebut,” katanya.
Untuk diketahui, Bimtek ini dilakukan selama satu hari dengan 3 materi yang dibawakan. Materi ini berupa penggunaan Aplikasi SIAMO, manajemen aplikasi sistem, dan manajemen penugasan bagi relawan yang ditugaskan pada tanggap bencana darurat.
Setelah bimtek dilaksanakan, Adnan juga memimpin rapat rutin Pengurus PMI Sulsel di tempat yang sama.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















