Hanya saja, meskipun kondisi perekonomian telah perlahan pulih dari krisis pandemi Covid-19, tetapi adanya perang Rusia-Ukraina menjadi warning bagi pemerintah agar kembali bersiap menghadapi krisis baru.
“Kondisi keuangan yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo diakui baru saja kita melewati krisis akibat pandemi Covid-19. Tetapi sekarang kita kembali bersiap menghadapi sebuah krisis akibat perang Rusia-Ukraina,” katanya.
Adanya kondisi ini menyebabkan pasokan komoditas berkurang, sehingga banyak sekali bahan-bahan komoditas yang mengalami kenaikan. Antar lain minyak, solar dan lain-lainnya dinyatakan telah mengalami kenaikan.
Oleh karena itu, dirinya berharap melalui momentum HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun ini seluruh elemen bisa kompak, bangkit kembali, dan mengakselerasi ekonomi dengan baik, sehingga dampaknya kepada masyarakat tidak terlalu terasa.
“Saya berharap makna pulih lebih cepat ini betul-betul kita merecover segala lini sektor kehidupan, sehingga melalui ini, kita bisa lebih baik dan maju di masa datang,” tegas Adnan.(jk)
Editor: SudirmanÂ
















