Kepada keluarga yang ditinggal, Amran Mahmud berharap agar mengikhlaskan kepergian Anregurutta Syuaeb Nawang serta sabar dalam menghadapi cobaan ini. “Mari kita doakan Almarhum. Semoga dengan keikhlasan, kesabaran, dan doa kita semua, Almarhum bisa tenang dan mendapatkan terbaik di sisi Allah subhanahu wa taala,” tutur Amran yang pernah diamanahkan sebagai wakil direktur pasca-sarjana IAI As’adiyah Sengkang.
Amran Mahmud pun mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan semoga Anregurutta Syuaeb Nawang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Masa Esa, diterima segala amal ibadahnya, dan diampuni dosanya.
Amran Mahmud juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengantar Anregurutta Syuaeb Nawang sampai ke peristirahatan terakhir berhubung karena dirinya bersama Wakil Bupati, Forkopimda, dan Kepala BPN/ATR serta kepala perangkat daerah lainnya harus ke Gilireng untuk memantau pelaksanaan verifikasi faktual pengadaan tanah terdampak Bendungan Paselloreng.
“Tapi, ini tidak mengurangi rasa empati dan duka kami atas kepergian Almarhum Anregurutta,” ucap Amran Mahmud.
Anregurutta Syuaeb Nawang rencananya akan disalatkan di masjid kompleks dan prosesi pelepasan di Kampus 2 As’adiyah Sengkang.(Saf)
Editor: Manaf Rachman

















