Di rumah duka di jalan Lasuloro dalam V No 37 Makassar dipenuhi para sahabatnya dan wartawan senior maupun yunior dan pengurus PWI Sulsel antara lain Ketua Penasihat PWI Sulsel A.Pasamangi Wawo, Wakil Ketua Bidang OrganisasiPWI Sulsel, H.A.MAnaf Rachman, Wakil ketua bidang kesejahteraan H.Mohtar Arifuddin, kalangan pejabat Kota Makassar, direksi PDAM dan juga ada lurah dan camat serta kepolisian sektor Manggala.
Bahkan orang nomor satu di kota Makassar Danny Pomanto juga turut hadir memberikan Doa dan dukungan kepada anak-anak dan istri almarhum.
“Saya kaget ditelpon sama salah seorang wartawan yang mengabarkan bahwa Usdar Nawawi meninggal dunia, sehingga saya langsung memutuskan untuk melayat ke rumah duka,” ujar Danny Pomanto.
Dikatakan, almarhum Usdar Nawawi merupakan sosok wartawan senior yang pandai bergaul kepada semua orang, sehingga kita semua merasa kehilangan.
”Almarhum selalu membuat berita dengan gaya bahasa Bugis Makassar, sehingga medianya banyak dikenal, khususnya di kalangan Pemkot Makassar,” ungkap Danny kembali mengenang.
Almarhum Usdar Nawawi dikenal sebagai sosok seorang penulis yang berbakat dengan bahasa sederhana, Ia Juga banyak memberikan motivasi para sahabatnya.
Almarhum Usdar Nawawi hingga meninggalnya masih menjabat sebagai wakil ketua PWI bidang pembelaan wartawan PWI Provinsi Sulsel.
Selamat Jalan kawan, tulisan berita di media Bugis Pos yang memiliki ciri khas Bugis Makassar akan selalu menjadi kenangan bagi pembacanya dan susah mencari figur seperti almahum.
Almarhum meninggalkan 3 orang anak, yakni dua putra dan satu orang putri yang sudah dewasa, yang bakal mewarisi bakat orang tuanya di dunia jurnalistik dan ucapan duka Ketua PWI Wajo H Rukman Nawawi menyampaikan turut balasungkawa dan semoga almarhum khusnul khatima dan Selamat Jalan Saudaraku di tempat peristirahatan terkhirnya dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah hadapi cobaan ini Amin. (*)

















