Dalam pernyataannya, Sounry juga menyebut pertemuan khusus itu akan berupaya menghasilkan rekomendasi soal bagaimana mendorong proses perdamaian menjelang pertemuan puncak atau KTT ASEAN yang dijadwalkan digelar bulan depan.
Kamboja merupakan Ketua ASEAN saat ini. Myanmar merupakan salah satu anggota dalam blok 10 negara ini.
Beberapa waktu terakhir, ASEAN telah memimpin upaya-upaya perdamaian. Namun beberapa negara anggotanya mulai semakin jengkel dengan kurangnya kemajuan oleh junta Myanmar dalam menerapkan rencana perdamaian itu, yang mencakup keterlibatan dengan musuh-musuhnya dan gencatan permusuhan.
Bulan lalu, Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah menyatakan ASEAN perlu memutuskan pada November apakah konsensus perdamaian itu masih relevan.(novi c)
















