“Kan tidak etis kalau sampai pasien penyandang disabilitas Klinik Cerebellum datang melakukan demonstrasi ke Kantor DPRD Makassar karena mereka tidak bisa mendapatkan terapi lagi di klinik tersebut. Jika sudah terjadi demikian di mata nasional citra Makassar minus lagi,” jelas Andi Hadi Ibrahim Baso.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin mengatakan tidak akan tinggal diam dengan adanya polemik tersebut.
Apalagi para disabilitas sangat membutuhkan terapi Klinik Cerebellum.
“Kami akan melakukan mediasi antara BPJS dan Klinik Cerebellum agar bisa melanjutkan kembali kerjasamanya,” katanya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















