MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Sosok Khofifah Indar Parawansa menjadi cawapres 2024 mendampingi Anies Baswedin.
Sebelumnya sosok kandidat capres yang akan mendampingi Anies memang menjadi perdebatan, lantaran Partai Nasional Demokrat (NasDem) yakni Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masing-masing mengajukan kader mereka untuk menjadi pendamping Anies.
Namun Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik menjelaskan mengapa Khofifah cocok disandingkan dengan Anies.
Politisi yang merupakan eks kader Gerindra tersebut menjelaskan bahwa dirinya pernah berdiskusi dengan Anies soal 2024.
Kala itu ia menyarankan Anies untuk dapat berpasangan dengan Khofifah di 2024.
Taufik menjelaskan ada empat alasan, yakni Gender, asal Khofifah dari Jawa Timur, tokoh muslimat hingga sosok besar di Nahdlatul Ulama (NU).
“Saya kira kalau ini kita bisa dapat agak ringan untuk memenangkan pertandingan ini,” kata Taufik.
Terlepas dari desas-desus Khofifah yang bakal jadi cawapres 2024, seperti apa profilnya?
Khofifah Indar Parawansa lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 19 Mei 1965.
Khofifah Indar Parawansa mengawali pendidikannya di SD Taquma pada 1972-1978.
Setelah lulus SD, Khofifah Indar Parawansa melanjutkan pendidikan di SMP dan SMA Khodijah, Surabaya pada 1978-1984.
Kemudian, Khofifah Indar Parawansa melanjutkan studinya dengan mengambil S1 Jurusan Ilmu Politik di Universitas Airlangga, Surabaya pada 1984-1991.
Khofifah Indar Parawansa diketahui belajar di tiga tempat sekaligus yakni di Universitas Airlangga pada pagi hari, siang hingga sore kursus di Perhimpunan Persahabatan Indonesia Amerika (PPIA).
Sedangkan, pada malam hari, Khofifah Indar Parawansa kuliah S1 jurusan dakwah di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Surabaya pada 1984-1989.
Khofifah Indar Parawansa pernah terpilih sebagai ketua perempuan pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Surabaya.
Khofifah Indar Parawansa juga terpilih sebagai ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Timur.
Selain itu, Khofifah Indar Parawansa juga sempat aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
















