Home / Sulsel

Minggu, 12 Februari 2023 - 07:47 WIB

Raker Pengurus IDI Gowa, Fokus Peningkatan SDM dan Kolaborasi

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gowa, Melaksanakan Rapat Kerja Pengurus, di Wisata Empang Mawang, Sabtu 11 Januari 2023

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Gowa, Melaksanakan Rapat Kerja Pengurus, di Wisata Empang Mawang, Sabtu 11 Januari 2023

Dirinya berharap, dengan adanya peningkatan kolaborasi antar dokter, yang mana kedepan setiap praktek dokter dan praktek klinik yang ada di Gowa memiliki standar tersendiri dengan kualitas yang ditentukan oleh IDI. “Saya yakin dengan adanya standarisasi kita lebih bisa memiliki klinik yang baik dibandingkan yang belum memiliki standarisasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Kerja Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Gowa, dr. Ijmal yang juga bertugas di Puskesmas Samata menuturkan, dengan adanya kolaborasi dari setiap bidang-bidang, pelayanan dan pengabdian dokter-dokter IDI Gowa bisa semakin maju dan berkembang sesuai dengan kemajuan zaman.

Baca Juga:  Rakor Pendapatan di Bali, Danny Pomanto Wajibkan Semua OPD Kolaborasi Capai Pendapatan Rp 2 Triliun

“Kegiatan rapat kerja ini merupakan rapat kerja perdana yang dilakukan oleh masing-masing bidang. Kita disini berharap dengan adanya kolaborasi dari setiap bidang ini pelayanan dan pengabdian dokter-dokter IDI Gowa bisa semakin maju dan berkembang dimasa yang akan datang,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Dewan Pakar IDI Gowa, yang juga mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Salahuddin menyampaikan bahwa tantangan terbesar para dokter saat ini adalah pentingnya mengetahui kompetensi manajerial dan kompetensi teknis. “Teman-teman yang masih muda harus memperkuat 2 kompetensi itu. Ini yang perlu kita dorong untuk bisa bersaing mencapai kompetensi itu,” kata Salahuddin.

Baca Juga:  Wujudkan Tridharma Perguruan Tinggi, Bupati Gowa Kolaborasi dengan Universitas

Diketahui, kompetensi teknis diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis. Sedangkan kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan. “Olehnya itu, saya berharap kegiatan ini betul-betul diikuti dengan baik, sehingga apa yang kita harapkan nersama dapat terwujud,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Sulsel

Ray Suryadi Soroti Ancaman Kekeringan, Pemkot Makassar Diminta Hitung Kebutuhan Air Warga

Sulsel

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga

Sulsel

Teguhkan Langkah Membangun Teknorasi Sains Perikanan, Ukhy Sukirman Lanjut Profesi Insinyur Unhas Perkuat Potensi Daerah

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti