Home / Sulsel

Rabu, 16 September 2026 - 07:23 WIB

Ray Suryadi Soroti Ancaman Kekeringan, Pemkot Makassar Diminta Hitung Kebutuhan Air Warga

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, meminta Pemerintah Kota Makassar mulai melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi musim kemarau panjang, khususnya terkait ketersediaan dan distribusi air bersih bagi masyarakat.

Menurut Ray, pemerintah perlu melakukan pemetaan secara menyeluruh antara jumlah populasi di setiap wilayah dengan ketersediaan air baku yang dimiliki saat ini.

Hal tersebut penting untuk memastikan pasokan air yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di kawasan yang rawan mengalami kekeringan.

“Yang perlu diantisipasi bagaimana kemudian menghitung jumlah populasi di setiap wilayah, kemudian berapa air baku yang kita miliki. Apakah dengan jumlah air baku yang didapatkan pemerintah kota dari hitungan-hitungan yang ada itu bisa meng-cover jumlah populasi masyarakat,” kata Ray, Selasa 15 September 2026.

Baca Juga:  Jelang Masa Kampanye Metode Rapat Umum, Herwan Paparkan Potensi Pelanggaran Pemilu

Politisi Partai Demokrat ini menegaskan, jika hasil perhitungan menunjukkan ketersediaan air baku tidak lagi sebanding dengan kebutuhan masyarakat, maka pemerintah tidak boleh menunggu sampai terjadi krisis.

Menurutnya, harus segera disiapkan berbagai sumber air alternatif untuk mengantisipasi kekurangan pasokan ketika musim kemarau berkepanjangan terjadi.

“Kalau tidak, mari kita berpikir bersama-sama untuk mencari jalan keluar alternatif yang lain, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Salah satu solusi yang didorong Ray adalah memperbanyak pembangunan sumur dalam di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kekeringan cukup tinggi.

Program tersebut, kata dia, dapat dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar maupun melibatkan instansi terkait lainnya. Bahkan, pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR juga dinilai dapat mengambil bagian.

Baca Juga:  TVRI Gelar Refleksi Akhir Tahun Bertajuk Menjaga Spirit NKRI dan Demokrasi

“Misalnya, CSR juga perlu untuk penggalian sumur-sumur dalam, bagaimana memproduksi air yang berada di titik-titik rawan kekeringan,” jelasnya.

Pertumbuhan Cluster Baru Jadi Perhatian

Selain ancaman musim kemarau, Ray juga menyoroti pertumbuhan kawasan permukiman baru, khususnya munculnya sejumlah cluster perumahan di Kota Makassar.

Menurutnya, pertumbuhan kawasan baru secara otomatis akan diikuti bertambahnya kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan air bersih. Kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap ketersediaan air baku yang dimiliki pemerintah kota.

“Yang menjadi persoalan saat ini banyaknya cluster-cluster baru juga di Kota Makassar yang juga memengaruhi supply air kita,” katanya.

Ray menjelaskan, persoalan tersebut perlu dilihat secara jangka panjang. Sebab, ketersediaan air baku tidak serta-merta bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Sulsel

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga

Sulsel

Teguhkan Langkah Membangun Teknorasi Sains Perikanan, Ukhy Sukirman Lanjut Profesi Insinyur Unhas Perkuat Potensi Daerah

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti

PINRANG

Pemkab Pinrang mendukung Pemprov Sulawesi Selatan Mengamankan Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi