Sementara, pernikahan dini yang selama ini menjadi banyak terjadi juga mulai menurun. “Alhamdulillah dengan keterlibatan UNICEF, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan penyelenggara pemerintahan daerah sampai pemerintahan desa/kelurahan, kita mampu menurunkan perkawinan anak sampai 54,96 persen,” paparnya.
Meski begitu, Amran mengaku perjalanan memimpin Wajo tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Banyak hal terjadi yang kadang di luar perkiraan atau di luar harapan. Hal-hal berupa kesulitan maupun kemudahan datang silih berganti.
“Akan tetapi, kami selalu yakin dan percaya, optimis dan pantang menyerah, bahwa dengan jalinan sinergitas cita-cita besar dapat diwujudkan. Mari bersama Sipammase-mase bangkitkan Wajo menuju kemajuan dan kesejahteraan,” serunya.
Amran juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Wajo, Amran Mahmud, yang memberikan kesempatan pertama kepadanya untuk membawakan sambutan.
Sebelum sambutan, terlebih dahulu pada seluruh yang hadir di RTH Calaccu menyaksikan penampilan aubade dari PGRI Wajo dan penayangan video refleksi empat tahun kepemimpinan Duo Amran.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















