“Kami minta membangun posko siaga bencana khususnya posko kabupaten yang dipusatkan di Kantor BPBD Kabupaten Gowa, begitupun di kecamatan dan setiap desa/kelurahan harus ada,” ungkap Adnan.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gowa, Iksan Parawansah yang turut mengikuti Rakornas ini menjelaskan bahwa BPBD perlu melakukan penguatan-penguatan dalam rangka perencanaan pembangunan nasional dengan memasukkan anggaran-anggaran yang berkenaan dengan penanganan bencana.
“Kami perlu melakukan mitigasi yang dimasukkan ke dalam anggaran-anggaran pada program-program dalam perencanaan pembangunan ke depan serta sosialisasi dan edukasi ke masyarakat dalam rangka pengurangan risiko,” jelas Iksan.
Sebanyak kurang lebih 4.000 peserta terdiri dari Gubernur dan jajaran Forkopimda Provinsi, Bupati, Walikota beserta jajaran, Forkopimda Kabupaten/Kota, perwakilan Kementerian dan Lembaga, utusan dan perwakilan negara sahabat, organisasi masyarakat, perguruan tinggi media dan relawan menghadiri Rakornas yang mengangkat dengan “Penguatan Resiliensi Berkelanjutan Dalam Menghadapi Bencana”
Turut pula hadir menyampaikan materi pada Rakornas ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Basuki Hadi Mulyono, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati, Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















