Dari 57 tenant tersebut, lanjut Andi Mirna, yang menjadi peserta terdiri dari tenant usaha makanan rumahan, frozen food, kerajinan, sembako, dan beberapa menjual pakaian jadi. Ada pula tenant PUSPAGA untuk konseling keluarga maupun pengasuhan anak bagi ASN dan keluarga.
“Pada kegiatan ini juga kami hadirkan tenant booth PUSPAGA untuk konseling keluarga maupun pengasuhan anak bagi ASN dan keluarga ASN sebagai bentuk pencegahan kekerasan perempuan/anak dan berbagai permasalahan perempuan/anak,” jelasnya.
Kemudian ada juga tenant booth UPT PPA Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk sosialisasi kepada keberadaan UPT PPA, dalam memberikan layanan bagi perempuan dan korban kekerasan.(JK)
Editor: Manaf Rachman
















