“Discapil memberikan akses kepada pihak sekolah untuk bisa mengakses dan mmverifikasi Kartu keluarga, sehingga tidak ada lagi penumpukan.” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain diberikan akses untuk memverifikasi data calon peserta didik, sekolah juga dapat mengecek data-data yang dianggap mencurigakan, seperti waktu pembuatan Kartu Keluarga. Kartu Keluarga yang dapat digunakan saat PPDB adalah kartu Keluarga yang telah berusia lebih dari satu tahun. Sehingga sekolah hanya otomatis mendata peserta yang Kartu Keluarganya telah berusia lebih dari satu tahun.
“Biasanya KK itu benar secara alamat, tapi KKnya itu belum sampai setahun. Jadi KK yang lama yang harus diakses,” jelasnya.
Sementara Kepala UPT SMAN 2 Makassar, Syafruddin M mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil Sulsel atas akses yang diberikan kepada operator sekolah. Ia juga menyatakan bahwa akses langsung untuk verifikasi alamat di sekolah akan memberikan kemudahan dan kecepatan dalam proses PPDB.
“Dengan adanya akun operator kami, sudah memudahkan masyarakat dalam mengecek kebenaran dan validitas kartu keluarga,” ungkapnya.(JK)
Editor: Manaf Rachman
















