Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Wajo, Syekh Haedar Kadir mengajak kepada semua untuk memahami inti Musds yaitu merenungkan program yang telah dilaksanakan sebelumnya serta merencanakan program ke depannya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerinrah Kabupaten Wajo atas segala dukungan yang telah diberikan untuk Muhammadiyah maupun kepada semua ormas Islam di Kabupaten Wajo,” ucapnya.
Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Wajo, Sitti Maryam berharap agar melalui momentum ini, baik Muhammadiyah maupun Aisyiyah bisa istiqamah menjaga kemurnian agama islam sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
“Mudah-mudahan Musda Muhammadiyah dan Aisyiyah ini bisa berlangsung dengan baik dan Benar sehingga bisa melahirkan kepengurusan yang kolektif dan strategis yang dibutuhkan masyarakat,” ucapnya.
Ketua Panitia, Supardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi untuk menyukseskan Musda Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Wajo. “Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama pelaksanaan kegiatan ini,” ucap Camat Tempe ini.
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan apresiasi kepada siswa berprestasi dan guru serta umkm dari Lazismu Kabupaten Wajo.
Setelah seremoni pembukaan, Bupati dan Wakil Bupati bersama undangan lainnya berkeliling mengunjungi stand pameran dan bazar yang ada lokasi Lapangan Merdeka sengkang, kemudian dilanjutkan peresmian gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, Amran, Forkopimda, Anggota DPRD, Kepala Kemenag Wajo, Muhammad Yunus, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel, Prof Arifuddin Ahmad, Wakil Ketua PW Aisyiyah Sulsel, Marhumah, Kepala OPD, Camat, Ketua MUI Wajo, AG Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi, Pimpinan Ormas Islam dan Organisasi Wanita, Pimpinan Perguruan Tinggi, PD dan PC Muhammadiyah dan Aisyiyah, tokoh muhammadiyah serta undangan lainnya.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















