Adapun revitalisasi yang dilakukan seperti pengecatan tembok atau gerbang, gedung kubah, dan area sekitar makam, kemudian pemasangan spanduk, banner dan baliho untuk menarik daya wisata masyarakat luar untuk mengetahui bahwa di Sulawesi Selatan terdapat beberapa situs budaya dan agama.
Sementara itu Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan revitalisasi pada 77 situs budaya dan agama di seluruh Indonesia ini dilakukan sebagai upaya untuk merawat kebersamaan sekaligus membangkitkan ekonoki lokal disekitar situs tersebut.
“Terimakasih atas kerja samanya untuk melaksanakan revitalisasi di beberapa tempat. Ini kita lakukan sebagai cara untuk terus merawat kebersamaan, merawat toleransi, merawat budaya, dan juga membangkitkan UMKM yang ada dan paling utama menjadi modal persatuan dan kesatuan untuk merawat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Pada dialog interaktif ini, turut diikuti Kapolres Gowa, AKBP Reonald TS Simanjuntak, Dandim 1409 Gowa, Letkol Inf Muhammad Isnaeni Natsir, jajaran Polda Sulsel dan Polres Gowa.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















