Sedangkan untuk penanganan gizi buruk dan stunting, Dinas Pendidikan juga sedang menggalakan pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri di seluruh sekolah SMA/SMK/SLB di seluruh Sulawesi Selatan.
Tidak hanya itu, Kadisdik Sulsel juga menginstruksikan masing-masing sekolah membuat satuan tugas untuk mendeteksi anggota keluarga peserta didik yang berpotensi stunting.
“Deteksi dini pencegahan stunting kami lakukan dengan menyasar anggota keluarga peserta didik yang berpotensi mengalami gizi buruk atau stunting. Kami berharap dengan adanya satgas di tingkat sekolah bisa menjadi tempat awal bagi peserta didik untuk melaporkan apabila terdapat anggota keluarganya yang berpotensi stunting, sehingga satgas ini nantinya berperan memfasilitasikan serta mengkomunikasikan dengan stakeholder terkait penangan stunting,” katanya.
Dalam melaksanakan instruksi 8 program prioritas Gubernur Sulsel, setiap pekan Dinas Pendidikan melakukan zoom meeting dengan seluruh jajaran pejabat Disdik Sulsel dan seluruh Forum Musyawarah Kepala Sekolah untuk memantau sejauh mana pelaksanaan di sekolah, serta mencari solusi apabila terdapat kendala kendala di lapangan.
“Kita sangat berharap Dinas Pendidikan Sulsel memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan program prioritas Pj Gubernur Sulawesi Selatan. Untuk itu kami secara rutin melakukan evaluasi dan monitoring kondisi pelaksanaan program ini di setiap sekolah,” ucap H. Iqbal Nadjamuddin.
Terlebih secara khusus juga dalam pelaksanaan program prioritas Penjabat Gubernur, Kadisdik Sulsel juga telah menginstruksikan secara struktur pejabat di Cabang Dinas Pendidikan untuk berperan aktif melaksanakan program ini.
“Program prioritas ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan peran aktif oleh 12 Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan jajaran pejabat dibawahnya untuk secara berkelanjutan memantau pelaksanaan program. Saya sudah instruksikan kepada seluruh Kacabdis Pendidikan Wilayah I-XII untuk melaporkan progres dilapangan dan memaksimalkan seluruh potensi yang ada,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman

















