MEDIASINERI.CO JAKARTA — Pasca Kongres ke-25 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Bandung (25-27 September 2023) lalu, Ketua Umum PWI terpilih, Hendry Ch Bangun mengumumkan akan mengutamakan bidang pendidikan dan pelatihan sebagai program kerja PWI.
Selain mendukung Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai program pendidikan, PWI juga mendukung lomba penulisan Anugerah Jurnalistik Adinegoro, yang sekarang sedang dalam proses penerimaan karya. Apalagi kehadiran Anugerah Jurnalistik Adinegoro mencuat ke permukaan sejak kepemimpinan Margiono dan Hendry Ch.Bangun (2008-2013 dan 2013-2018).
“Anugerah Jurnalistik Adinegoro merupakan apresiasi PWI untuk masyarakat pers yang bekerja dengan semangat profesionalisme. Sebagaimana anugerah olah raga dan anugerah kebudayaan,” ujar Ketua Umum PWI, Hendry Ch Bangun.
Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023, seperti yang telah diumumkan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO, yang merupakan penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik Indonesia.
Tema ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO 2023 adalah “Merawat Semangat Kebangsaan dan Demokrasi”.
Lomba meliputi tujuh (7) kategori Anugerah Jurnalistik Adinegoro dengan total hadiah uang tunai sebesar Rp 245 juta.
Adapun Kategori ANUGERAH JURNALISTIK ADINEGORO 2023 yakni,
1.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media cetak (AA1)
2.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media siber (AA2)
3.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media televisi (AA3)
4.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media radio (AA4)
5.Karya Foto Jurnalistik untuk Media Cetak dan Media Siber (AA5)
6.Karya Karikatur Opini untuk Media Cetak dan Media Siber (AA6)
7.Karya Jurnalistik Video Media Sosial (AA7)
Jangan lupa, karya yang dikirim, baik media cetak, media siber, media televisi, media radio, maupun video media sosial tidak bersambung/tidak berseri.
Karya jurnalistik dikirim ke alamat melalui https://s.id/ADINEGORO2023 dengan batas waktu pengiriman naskah Tanggal 30 November 2023, pukul 23.59 WIB.
Catatan tentang Tema yakni, “Merawat Semangat Kebangsaan dan Demokrasi” diangkat dari kutipan Adinegoro pada 1953. Sebagaimana diketahui, Adinegoro yang bernama lengkap Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan, dikenal sebagai perintis jurnalistik Indonesia.
















