Beliau berdiri kokoh dan teguh pada pendirian dan komitmen untuk menjadi sosok yang moderat dan ber masyarakat.

Pemikiran moderatnya terasa menginspirasi masyarakat untuk berjalan, berkelana, menembus batas-batas dinding sektarianisme dan primordialisme yang biasanya membatasi ruang gerak.
Meski demikian, almarhum Bapak Amran Yangka tetap rendah hati, dan selalu ingin berada di antara keramaian manusia yang ragam. Selalu ingin mesejajarkan diri dari orang kebanyakan menjadi prinsip dalam kehidupannya.
Masyarakat Siwa Kabupaten Wajo pada umumnya dapat merasakan kehangatan dan kharisma yang terpancar dari keprirbadian.
Amran Yangka bagaikan embun penyejuk, penyemangat di kala duka, penghilang lapar-haus di kala dahaga, serta menjadi pelita di saat gulita dan tutur bahasa yang disampaikan menjadi damai.
Semasa hidupnya almarhum hadir menjadi solusi atas berbagai problematika kehidupan, baik yang bersifat personal atau komunal.
Almarhum Bapak Amran Yangka tercermin dalam ide dan karakternya bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas betul-betul ditunjukkan dalam mengemban amanah.
Amran Yangka dimata saya adalah sosok suka berbagi pengalaman hidup dengan berbagi pengalaman kepada orang-orang memiliki pribadi yang menyenangkan untuk semua.
Kami mencoba di awal tulisan in memoriam ini, bahwa sosok sahabat saya Almarhum Amran Yangka memang tidak bisa dipisahkan dari kepengurusan masjid Jami’atul Khaeriyah Siwa, hati beliau memang berada di masjid, karena itu masjid menjadi rumah baginya untuk melakukan konsolidasi.
Amran Yangka paham betul bagaimana kita mengurus rumah Allah. yang merupakan aktivitas mulia berbasis keikhlasan.
Penghargaan yang akan diraih bukan tepuk tangan manusia, tetapi penghargaan yang diberikan Allah SWT. Sebuah menghantarkan seorang hamba memasuki surga.
Sekarang Almarhum Amran Yangka dipanggil Allah SWT. kembali ke pangkuanNya, menikmati taman surga yang Allah sediakan bagi hamba-hamba.….
Selamat jalan sahabatku, Doa kami akan hadir menyertai kepergianmu. Al-Fatiha.(*)
















