“Ini memang satu-satunya wilayah sedikit aman-aman saja. Kadang hanya orang dari luar yang bikin rusuh, kalau untuk penduduk disini kami pastikan hampir tidak ada anak muda yang melakukan hal negatif,” jelasnya.
Sementara itu, anggota Komisi C DPRD Makassar juga mendengar keluhan masyarakat terkait sistem jalur zonasi bagi calon peserta didik masuk ke SMP terbilang sulit.
Supra mengatakan sistem penerimaan siswa saat ini memang sulit, karena aturannya langsung dari pemerintah pusat yang terintegrasi kepada Kementerian pendidikan dan kebudayaan ke Dinas Pendidikan daerah.
Sebab, jika mengikuti sistem jalur zonasi atau sekolah dengan wilayah terdekat justru menimbulkan kekhawatiran akan mengebiri keinginan masyarakat pada sekolah yang diinginkan.
“Persoalan sistem zonasi ini memang setiap tahun ajaran baru banyak yang mengadu utamanya di SMP, hampir semua di Kecamatan Mangga karena sekolah SMP itu jauh seperti SMP 20 dan SMP 19 Makassar,” pungkasnya.(jk)
Editor: Sudirman
















