Home / Sulsel

Kamis, 9 November 2023 - 11:39 WIB

SRIKANDI Resmi Diluncurkan, Pemprov Sulsel Dukung Digitalisasi Kelola Tata Arsip Pemerintahan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi telah menggunakan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dalam proses administrasi pemerintahan lingkup Pemprov Sulsel. SRIKANDI merupakan aplikasi berbagi pakai dari pemerintah pusat.

Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin bersama pejabat pusat dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) meresmikan penggunaannya, Rabu, 8 November 2023, di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel.

SRIKANDI digunakan untuk keperluan arsip, dokumen dan surat menyurat. Jika sebelumnya aktivitas surat menyurat secara fisik mengandalkan penggunaan kertas, maka dengan adanya aplikasi SRIKANDI hal itu tidak lagi dilakukan. Aplikasi ini mewajibkan pemerintah untuk menyimpan dokumen atau arsip pemerintahan dalam bentuk digital dan ini akan sangat membantu, karena selama ini dokumen yang tersimpan masih manual.

Baca Juga:  Pemenang Kompetisi Ide Bisnis 2021 Diberikan Bekal Ilmu Usaha di Kampus Dosen Jualan Yogyakarta

Pemprov Sulsel mendukung kearsipan secara elektronik dan digitalisasi tata kelola pemerintahan. Bahtiar Baharuddin menyampaikan, penggunaan teknologi berbasis eletronik ini merupakan sebuah kebijakan yang mempermudah pelayanan publik.

“Namanya aplikasi SRIKANDI, oleh karenanya kami launching di Sulsel, maka diikuti dengan tanggung jawab dan tentu pelaksanaanya secara bertahap kami harus menjalankannya,” sebutnya usai melaunching.

Sehingga harus didukung oleh sumber daya manusia, teknologinya dan dukungan pembiayaan serta memastikan secara kontinyu juga berjalan di kabupaten dan kota, sehingga efektif penggunaannya.

Lanjutnya, bahwa SRIKANDI ini adalah aplikasi umum yang wajib digunakan oleh pemerintahan untuk kearsipan. Jadi tidak boleh lagi instansi membangun aplikasi baru khusus kearsipan.

Baca Juga:  Andi Sudirman Lepas Sulsel Anti Mager, Warga Bantaeng Sahut: Gubernur Andalan

“Kita mengelola pemerintahan ini dengan teknologi, jadi kita bisa tahu jumlah pohon durian, kapal atau berapa orang yang sedang sakit di Sulsel atau sedang sekolah, semua itu by technology real time 24 jam,” ujarnya.

Sementara, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI, Desi Pratiwi, menyebutkan, pandemi Covid-19 semakin mendorong percepatan penerapan penggunaan teknologi dalam tata kelola kearsipan negara. Karena perubahan cara kerja, termasuk working from home (bekerja dari rumah). Walaupun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), di mana penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada pengguna SPBE secara terintegrasi, telah memiliki Inpres di tahun 2003.

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan