Home / Sulsel

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:39 WIB

Kecamatan Makassar Bersama Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya Timur

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Makassar, bergerak cepat merespons aduan warga yang viral di media sosial terkait tumpukan sampah di kanal Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar.

“Langkah awal yang saya lakukan setelah viralnya berita di media sosial, saya langsung mengarahkan satgas kecamatan untuk turun melakukan penanganan,” kata Camat Makassar, Tri Sugiarto, Rabu 3 Juni 2026.

Dikatakan, menindaklanjuti laporan tersebut, Pemerintah Kecamatan Makassar langsung melakukan penanganan di lokasi dengan melibatkan berbagai pihak.

Hal tersebut, atas arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tim gabungan dari Kecamatan Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta satuan tugas drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) diterjunkan.

Kolaborasi ini, untuk melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah yang menumpuk di kanal yang berada di perbatasan Kecamatan Makassar dan Kecamatan Panakkukang.

Lebih lanjut, Tri Sugiarto mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat begitu mengetahui kondisi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

“Setelah kami turun, ada tindakan awal yang kami lakukan, kami langsung dibantu oleh BPBD dan beberapa satgas drainase dari Dinas PU. Alhamdulillah, kita bisa berkolaborasi dalam penanganan ini,” ujar Tri Sugiarto.

Ia menjelaskan, kondisi tumpukan sampah di kanal tersebut bukanlah kejadian yang baru terjadi, Apalagi kiriman dari hulu ke hilir.

Menurutnya, petugas kebersihan bersama pemerintah kelurahan dan satgas kanal selama ini rutin melakukan pembersihan setiap hari.

Namun, volume sampah yang terus mengalir melalui kanal menyebabkan penumpukan kembali terjadi dalam waktu singkat.

“Kondisi kanal ini memang setiap hari seperti ini. Pak lurah bersama seluruh staf kebersihan sudah mengarahkan satgas kanal untuk mengambil sedikit demi sedikit sampah yang berada di wilayah Bara-Baraya Timur,” katanya.

Saat ditanya apakah pembersihan dilakukan setiap hari, Tri menegaskan kegiatan tersebut memang rutin dilaksanakan.

“Iya, tiap hari kami lakukan pembersihan. Jadi pada saat video itu viral, memang kondisi sampah sudah sangat banyak dan terjadi penumpukan,” tuturnya.

“Karena volumenya sudah terlalu besar sehingga tidak bisa terbendung lagi,” sambung Tri.

Diketahui, kondisi memprihatinkan terlihat di sepanjang perbatasan. Aliran kanal di kawasan tersebut dipenuhi sampah yang menggenang dan menyumbat saluran air.

Tri menjelaskan, lokasi kanal tersebut berada di wilayah perbatasan dua kecamatan sehingga sampah yang menumpuk tidak seluruhnya berasal dari warga sekitar.

“Di kanal ini terdapat dua wilayah kecamatan yang berbatasan, yaitu Kelurahan Bara-Baraya Timur, Kecamatan Makassar, dengan wilayah Karuwisi dan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang,” ungkapnya.

Menurut dia, sebagian besar sampah yang ditemukan merupakan sampah kiriman yang terbawa aliran air dari wilayah lain menuju titik tersebut.

Pihaknya, tidak melakukan penutupan aliran, karena fokus pada upaya pembersihan agar sampah tidak terus menumpuk.

“Betul, ini adalah sampah kiriman. Seandainya kami melakukan penutupan di bagian atas kanal, mungkin sampah tidak akan sampai ke sini,” terangnya.

Meski demikian, Tri mengakui jumlah sampah yang datang setiap hari semakin sulit dikendalikan sehingga menyebabkan penumpukan besar seperti yang terlihat dalam video yang beredar.

“Karena sampah yang datang sudah tidak bisa terbendung lagi, akhirnya terjadi penumpukan seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Pemerintah Kecamatan Makassar, berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menjadi solusi untuk mengurangi persoalan sampah di kawasan kanal, sekaligus mencegah terjadinya penyumbatan saluran yang berpotensi menimbulkan banjir saat musim hujan.

Melalui kesempatan tersebut, Tri juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam kanal dan saluran air.

“Kami menghimbau kepada seluruh warga yang berada di sekitar kanal, khususnya warga Kecamatan Makassar, agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” imbuh Tri.

“Kalau kita bisa menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing, tentu tidak akan terjadi penumpukan sampah di kanal seperti ini. Jadi kami mohon masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pengurus DPP IARMI Silaturrahmi Kajati Sulsel

Sulsel

Satu Data untuk Banyak Solusi, Pemkot Makassar Petakan Kemiskinan hingga Anak Tidak Sekolah

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Sulsel

Gantikan Muhammad Hasbi, Bupati Daeng Manye Lantik Ahmad Rivai Jadi Sekda Takalar

Sulsel

Panen Prestasi, Kabupaten Wajo Raih Juara II Kirab Swasembada Pangan Tingkat Provinsi

Sulsel

Prihatin Kabut Asap di Makassar, Munafri Instruksikan Dinas Bagi Masker Gratis ke Siswa dan Kelompok Rentan

Sulsel

FORKOT Makassar 2026 Libatkan 15 Kecamatan, Target Olahraga Rekreasi Jadi Budaya Warga

PINRANG

Sejumlah Sumur Warga Dua Kecamatan di Pinrang Mengalami Kekeringan