Home / Sulsel

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat pembenahan sistem pengelolaan persampahan, mulai dari hulu hingga hilir.

Salah satu fokus utama yang kini digencarkan adalah pemilahan sampah dari sumber, terutama rumah tangga, sebelum sampah masuk ke sistem pengangkutan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Langkah tersebut berjalan beriringan dengan upaya Pemkot Makassar menyesuaikan porsi anggaran pengelolaan persampahan sebagaimana diarahkan pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk mengalokasikan porsi penganggaran persampahan sebesar 3 persen sesuai dengan instruksi pusat.

Namun, penyesuaian tersebut dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan struktur APBD yang telah berjalan.

“Kita akan jalankan sesuai arahan pusat, sekarang lagi mencoba untuk mengatur ini,” ujar Zulkifly, Kamis 24 September 2026.

“Ada struktur rancangan APBD yang secara drastis tidak mungkin kita bisa langsung berubah, tetapi kita memaksimalkan, sehingga proses progresnya itu bisa kita kejar,” sambungnya.

Menurut mantan Kepada Bappeda Kota Makassar itu, peningkatan dukungan anggaran akan diarahkan pada kebutuhan pengelolaan persampahan secara menyeluruh, termasuk operasional pengangkutan dan penambahan sarana prasarana kebersihan.

Baca Juga:  Komisi 3 DPRD Wajo Bawa Kabar Gembira Terkait Pembangunan Jalan Provinsi

Salah satunya melalui penguatan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk armada pengangkutan sampah dan kerjasama lewat bank sampah umum (BSU) untuk nilai ekonomi.

“Jadi ada beberapa item bisa kita maksimal. Penyusunan BBM itu sudah utamanya untuk alat transportasi pengangkutan sampah dan BSU juga penting,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga menyiapkan penambahan sarana dan prasarana kebersihan, seperti motor sampah dan mobil pengangkut sampah.

Lebih lanjut, mantan Kadis PTSP itu menekankan, penambahan armada tidak dilakukan sekadar berdasarkan kebutuhan sesaat, tetapi melalui kajian terhadap volume sampah dan kebutuhan pengangkutan di masing-masing wilayah.

“Berapapun volume sampah yang kita angkut, nantinya akan dikaji kira-kira berapa kebutuhan dari setiap kecamatan dalam hal pengangkutan sampah,” katanya.

Di sisi lain, penguatan pemilahan sampah dari sumber diyakini dapat menekan volume sampah yang harus diangkut menuju TPA.

Lanjut dia, dengan adanya pemilahan sampah ini, mudah-mudahan bisa berkurang pengangkutan sampah yang dibutuhkan.

Baca Juga:   Bupati Wajo Harapkan Pemerintah Kecamatan Beri Pelayanan Hukum kepada Masyarakat

“Makanya kita terus galakkan sosialisasikan untuk pemilahan sampah supaya terjadi pengurangan sampah yang ada di TPA,” ujarnya.

Dengan berkurangnya volume sampah yang masuk ke sistem pengangkutan, pemerintah juga memiliki ruang untuk melakukan efisiensi anggaran dan mengoptimalkan layanan kebersihan.

Dikatakan, komitmen tersebut juga dibarengi dengan pembenahan TPA Tamangapa. Dimana, Pemerintah Kota Makassar mulai mengubah pola pengelolaan dari praktik open dumping menuju metode controlled landfill dan secara bertahap mengarah pada sanitary landfill.

Saat ini, TPA Tamangapa kini tidak lagi dipandang semata sebagai tempat pembuangan akhir, tetapi diarahkan menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari penguatan pengolahan air lindi menggunakan teknologi EcoTru, penambahan unit pengolahan, pemasangan pipa pengelolaan gas metana hingga penataan area ranch untuk melokalisasi sapi yang berada di sekitar kawasan TPA.

“Kita melakukan perubahan metode. Kita menuju ke sanitary landfill atau controlled landfill. Kita meninggalkan open dumping ini,” tegas Zulkifly.

Share :

Baca Juga

PINRANG

Sanggar Seni Saoraja Sawitto Mewakili Sulawesi Selatan mengikuti Pentas Duta Seni Daerah Di TMII

PINRANG

Pemerintah Kabupaten Pinrang Menerapkan Pola Pengaturan Pengisian BBM Ganjil Genap di Sejumlah SPBU

Sulsel

Duduk Bareng Pemkot, Petinggi Pertamina Bongkar Skema Baru Atasi Antrean Solar di Makassar

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Pemkot Makassar Respons Kekeringan, Air Bersih dari PDAM Disalurkan Menjangkau ke 9 Kecamatan

Sulsel

Perjuangan Gubernur Sulsel, PI 10 Persen Disetujui KKKS Dirjen Migas, Andi Rosman: Segera Ditindaklanjuti

PWI

Perkuat Sinergi, PWI Sulsel dan Bank Mandiri Penjajakan Kemitraan Strategis