Olehnya itu, lanjut dia, pentingnya pendidikan politik dan bagaimana memberikan pengetahuan politik termasuk kesadaran politik.
“Bahwa sekarang ini dengan sistem afirmasi action dengan sistem Zipper dimana 30 persen keterwakilan perempuan, ini sudah membuka ruang besar kepada perempuan untuk bisa duduk pada jabatan politik dan kita tahu bahwa ke depan ada dua agenda politik penting yang akan kita hadapi yang pertama adalah Pemilu dan kedua adalah Pemilukada,” paparnya.
Lanjutnya, “dalam workshop ini, kami sampaikan bagaimana pemahaman politik atau pengatahuan politik dalam proses demokrasi, bahwa kita memiliki hak yang sama. Tidak ada lagi pembeda antara laki-laki dan perempuan. oleh karena itu sebaiknya apa yang menjadi potensi besar ini dimanfaatkan dengan baik untuk melahirkan keterwakilan perempuan dalam jabatan politik,” imbuhnya.
Dikesempatan ini pula, Pj Sekda Sulsel mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Dharma Wanita Persatuan Sulsel.(r)
Editor: Manaf Rachman
















