Selain itu, dia ingin 2024 menjadi puncak prestasi dan kejayaan Pemkot Makassar. Bahwa bukan hanya perihal penghargaan tetapi berhasil mencapai PAD sehingga berimbas pada insentif-insentif ke RT/RW, TPP, hingga ke Laskar Pelangi. Oleh karena itu semua bergantung dengan sistem dan organisasi yang dibangun. Makanya perlu kerja sama, kolaborasi, disiplin, inisiatif dan koordinasi.
“Semua yang dilakukan ini semata untuk Kota Makassar. Danny Pomanto pasti berakhir tetapi saya mau meninggalkan organisasi yang kuat,” ujarnya.
Dari situ akan menghasilkan birokrasi yang profesional dan bersih.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















