Tanozisochi mengajak untuk semua pihak untuk dapat memastikan bahwa seluruh unit IPAL Losari sebesar 16.000 m3/hari dapat termanfaatkan sehingga tujuan awal yang diinginkan yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menjaga kualitas air tanah dan air baku, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, dapat tercapai.
“Sambungan air limbah ini baru di Indonesia, kita harapkan peran dari Iuwash Tangguh untuk menyadarkan masyarakat pentingnya pengelolaan air limbah,” jelasnya.
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Direksi beserta pejabat terkait Perumda Air Minum Kota Makassar yang bertindak sebagai calon pengelola IPAL Losari.
Melalui Direktur Pengelolaan Air Limbah, Ayman Adnan menyampaikan bahwa telah siap mengelola IPAL Losari.
“Sebagaimana perintah Bapak Wali Kota, kami sudah siap mengelola IPAL Losari. Kami sudah melakukan persiapan lebih dari 1 tahun, tinggal menunggu arahan selanjutnya,” imbuhnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















