Selain itu, Adnan menyebut demokrasi di Kabupaten Gowa mengalami peningkatan yang baik. Pasalnya sejak pilkada 2020 kemarin Gowa yang biasanya berada pada zona merah kerawanan pelaksanaan mampu keluar ke zona hijau hingga saat ini dengan partisipasi pemilih melampaui target nasional yakni 79,7 persen.
“Alhamdulillah Pilkada 2020 kemarin Gowa melahirkan berbagai sejarah, mulai dari kita masuk zona hijau yang menandakan demokrasi yang semakin baik, kemudian partisipasi pemilih di angka 79,7 persen meskipun di tengah pandemi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bawaslu dan KPU agar bisa mempertahankan bahkan ditingkatkan di Pemilu 2024 ini,” harapnya.
Pada pelaksaksanaan dzikir dan doa ini turut diikuti Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni, Pj Sekda Gowa, Abdul Karim Dania, Kapolres Gowa, Dandim 1409 Gowa, Kajari Gowa, Ketua KPU Gowa dan Ketua Bawaslu Gowa sekaligus melakukan pendandatangan MoU untuk mewujudkan Pemilu Damai 2024.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















