“Kalau di Gowa khususnya disekitar Bili-Bili ini dilakukan penanaman sebanyak 2.600 lebih bibit pohon pada lahan seluas 11 hektar dari 47 hektar yang disiapkan di kawasan yang ada di Bendungan Bili-bili,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Choirul Anam yang mendampingi Panglima Kostrad melaksanakan reboisasi massal mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengaruh yang baik bagi kualitas kehidupan mahluk hidup, khususnya manusia.
“Dengan kembalinya kondisi hutan seperti sediakala, maka fungsi hutan sebagai ekosistem alam akan berjalan dengan baik. Selain itu, kondisi hutan yang baik dapat menyerap polusi udara, menyerap karbondioksida, mencegah pemanasan global, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor serta dapat dimanfaatkan hasilnya, terutama kayu,” ujar Pangdivif.
Kegiatan reboisasi ini juga dirangkaikan dengan Peresmian 7 (tujuh) titik program TNI AD Manunggal Air dan penandatanganan prasasti peresmian TNI AD Manunggal Air yang bekerjasama dengan Pemkab Gowa, penyerahan simbolis rencana daerah latihan oleh Inhutani seluas kurang lebih 1.558 hektare serta pemberian sembako kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar lokasi reboisasi massal.(jk)
Editor: Manaf Rachman

















