“Kini terlihat kita betul-betul bersatu menjadi masyarakat Makassar-Tionghoa yang ada di sekitar Jalan Sulawesi,” ujarnya.
Dengan momentum tersebut, juga menjadikan sektor pariwisata Makassar kian dikenal.
Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel, Yonggris Lao mengatakan salah satu tujuan karnaval budaya ialah adanya interaksi budaya dengan berbagai komunitas.
“Kita berharap setelah Pemilu ini, kita makin kuat, bersatu, menjalin kembali persaudaraan yang sebelumnya kita berbeda pilihan,” ujarnya.
Dan saat inilah, merupakan saat yang tepat menggunakan momentum agar antar masyarakat makin dekat.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















