Home / Sulsel

Selasa, 21 April 2026 - 17:49 WIB

Tak Mau Pasar Sentral Sepi, Munafri Tiru Konsep Blok M untuk Hidupkan Ekonomi Makassar

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen serius dalam menghidupkan kembali denyut ekonomi kawasan perdagangan melalui rencana transformasi Pasar Sentral atau yang dikenal sebagai New Makassar Mall.

Pasar yang selama ini menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat lokal, kini menghadapi tantangan berupa penurunan aktivitas dan berkurangnya daya tarik pengunjung.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Munafri melakukan kunjungan langsung ke kawasan Blok M di Jakarta, Selasa 21 April 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari keberhasilan penataan kawasan yang telah direvitalisasi menjadi ruang publik modern berbasis integrasi fungsi ekonomi, sosial, dan budaya masa kini.

Dalam keterangannya, Munafri menyampaikan kunjungan ini menjadi bagian dari upaya benchmarking Pemerintah Kota Makassar dalam mengaktivasi kembali aset-aset strategis daerah agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Hari ini kita berada di Blok M, melihat bagaimana M Bloc Space dan Blok M Hub diaktivasi kembali dengan sangat baik,” jelasnya.

“Kawasan ini menjadi sentra kegiatan ekonomi, mampu merespons UMKM, sekaligus menyediakan ruang-ruang interaksi bagi masyarakat,” sambung Munafri.

Orang nomor satu Kota Makassar itu, terus memperkuat langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan perdagangan legendaris kota melalui rencana revitalisasi Pasar Sentral yang akan direvitalisasi.

Kawasan Blok M Hub menjadi salah satu referensi utama, yang mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD).

Baca Juga:  Fatmawati Rusdi Pimpin Rakor Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Makassar

Konsep ini mengintegrasikan sistem transportasi publik dengan kawasan komersial dan ruang publik, sehingga menciptakan mobilitas yang efisien sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi.

Revitalisasi Blok M turut menghadirkan berbagai ruang publik kreatif seperti Taman Literasi dan M Bloc Space, yang kini menjadi pusat interaksi masyarakat, khususnya generasi muda.

Selain itu, keberadaan kuliner khas Blok M memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi gaya hidup dan modern.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan revitalisasi Pasar Sentral tidak sekadar menyentuh aspek fisik, tetapi diarahkan menjadi kawasan terpadu yang modern, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat perkotaan.

“Kami menargetkan kawasan pasar Sentral dapat bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru,” tuturnya.

Melalui studi ini, Pemerintah Kota Makassar akan mengadopsi pendekatan penataan kawasan yang komprehensif, mencakup penguatan konsep ruang terbuka hijau, pengaturan sirkulasi yang terintegrasi, peningkatan infrastruktur, serta pengembangan aktivitas ekonomi kreatif berbasis kolaborasi.

Revitalisasi Pasar Sentral diharapkan tidak hanya mengembalikan fungsi kawasan sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang hidup baru yang menggabungkan fungsi perbelanjaan, hiburan, budaya, dan interaksi sosial dalam satu ekosistem perkotaan yang modern dan berkelanjutan.

Appi menegaskan, konsep pengembangan kawasan yang mengintegrasikan fungsi ekonomi, sosial, dan ruang publik tersebut menjadi referensi penting dalam merancang penataan kawasan di Makassar, khususnya Pasar Sentral.

Baca Juga:  Syawalan Keluarga Besar Muhammadiyah Sulsel, Amran Mahmud: Menjaga Tali Silaturahim Miliki Banyak Manfaat

Menurutnya, Pemerintah Kota Makassar memiliki sejumlah aset potensial yang perlu diaktivasi kembali agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Kini menjadi perhatian utama adalah Pasar Sentral yang dulunya dikenal sebagai ikon perdagangan Kota Makassar, namun kini mengalami penurunan aktivitas.

“Makassar dulu memiliki ikon kuat, yakni Pasar Sentral sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

“Namun saat ini kondisinya mulai mengalami pergeseran dan cenderung sepi. Karena itu, kami mencoba melakukan benchmarking untuk mengembalikan peran strategis kawasan tersebut,” lanjutnya.

Dia menambahkan, konsep yang akan diterapkan tidak serta-merta meniru secara utuh, melainkan mengadaptasi prinsip dasar pengembangan kawasan seperti yang diterapkan di Blok M.

“Kita melihat dasar pemikirannya ada di sini. Kita ingin memastikan bahwa Pasar Sentral bisa kembali diaktivasi sebagai pusat ekonomi yang hidup dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” jelas Munafri.

Kawasan Blok M, dinilai sukses bertransformasi dari pusat lama yang sempat lesu menjadi ruang publik modern yang kembali hidup dan digandrungi.

Revitalisasi ruang publik seperti Taman Literasi dan M Bloc Space menghadirkan wajah baru kawasan yang lebih humanis dan atraktif.

Share :

Baca Juga

PWI

Sinergi Ulama dan Media: Menag RI Beri Apresiasi Khusus untuk Ketua PWI Sulsel Terpilih

Advertorial

Dari Teguran untuk ASN hingga Motor Sampah Baru, Ini Pesan Bupati Wajo Saat Apel Pagi

Sulsel

Hadiri Wisuda Santri BKPRMI, Bupati Takalar Wajibkan Sertifikat TK-TPA Masuk ke Jenjang SMP

Sulsel

Wali Kota Munafri Dampingi Menhaj RI Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kota Makassar

Sulsel

KSN dan LLI Sulsel Bersatu dalam Semangat Sehat

Sulsel

Wali Kota Munafri Resmikan Cetia Zhen An Kong “Sam Ong Hu” Makassar

Sulsel

Jelang Jambore Nasional, Bupati Daeng Manye Berikan Motivasi ke Kontingen Kwarcab Takalar

PWI

PWI Sulsel dan Pomdam XIV/Hasanuddin Jajaki Kolaborasi